Tipe Pengeluaran Yang Akan Menjadikan Anda Kaya Raya
Posted by Ghufron in Sunday, May 2nd 2010 under Peluang Usaha
Tags: aset, ekonomi, investasi, kaya raya, liabilitas, pengeluaran, usaha
4 Comments
Robert T. Kiyosaki mengatakan di dalam bukunya, Rich Dad’s Guide to Investing, “Saya sering berjumpa dengan orang kaya yang miskin.” Lalu ia menjelaskan siapa orang yang ia maksud kaya tapi miskin itu, yaitu orang-orang yang menjadi kaya raya dengan cara menghemat dan menabung sebagian besar pendapatannya. Merekalah orang-orang kaya tapi miskin yang dimaksud oleh Robert. Ia menegaskan bahwa ia menganggap orang-orang seperti itu kaya tapi miskin karena mereka tetap tidak akan pernah dapat lepas dari perilaku dan gaya hidup orang-orang miskin.
Orang-orang miskin selalu membeli sesuatu karena melihat harganya, bukan kualitasnya. Mereka membeli sesuatu karena harga obral atau karena sedang ada diskon. Sedangkan orang-orang kaya selalu mengedepankan kualitas dibanding harga, dan hanya orang-orang yang menjadi kaya raya karena menghemat dan menabunglah yang lebih mementingkan harga diatas segalanya.
Namun begitu, bukan maksud Robert melarang Anda menghemat apalagi menyuruh Anda boros. Ia hanya ingin menekankan kepada Anda, khususnya pembaca Rich Dad’s Guide to Investing dan Rich Dad Poor Dad, bahwa tidak semua pengeluaran itu jelek. Menurutnya, ada dua tipe pengeluaran: pengeluaran jelek dan pengeluaran bagus. Dan, untuk dapat mengetahui mana yang termasuk tipe pengeluaran buruk dan mana yang termasuk pengeluaran baik, Anda harus dapat membedakan antara aset dan liabilitas.
Apa Itu Aset?
Aset ialah sesuatu yang hanya akan membuat Anda untung, bukan rugi. Sebagai contoh, Anda membeli sebuah apartemen seharga 750jt, kemudian apartemen tersebut Anda sewakan kepada orang lain dengan harga sewa sebesar 150jt per tahun setelah dipotong pajak, dll. Setelah empat tahun kemudian, Anda menjual apartemen tersebut kepada pihak lain seharga Rp.1 milyar. Berarti Anda men-dapatkan keuntungan sekitar Rp.850 juta dari apartemen tersebut. Uang Anda yang 750jt kembali bersama temannya, yaitu 850jt. Ini termasuk pengeluaran yang bagus, yang akan membuat Anda semakin kaya raya.
Apa itu Liabilitas?
Sedangkan liabilitas adalah sesuatu yang hanya akan membuat Anda merugi, bukan untung. Sebagai contoh, Anda membeli kendaraan seharga Rp125 juta. Tidak hanya sampai disitu. Setelah Anda memilikinya, Anda masih harus mengeluarkan uang untuk biaya perawatan, bensin, oli, dan lain sebagainya. Beberapa bulan kemudian Anda menjual kendaraan tersebut seharga Rp.80 juta. Artinya Anda rugi Rp.45 juta ditambah biaya perawatan, dll. Itulah liabilitas. Ini (pembelian kendaraan) termasuk pengeluaran jelek, yang membuat Anda semakin miskin.
Aset Juga Liabilitas
Tidak jarang A suatu aset juga liabilitas. Akan tetapi pada akhirnya tergantung hasil yang didapat. Jika pendapatan dari A lebih banyak daripada pengeluaran-nya, maka A dapat dikatakan aset. Begitu pula jika pendapatan dari A lebih kecil daripada pengeluarannya, maka A dapat dikatakan sebagai liabilitas. Lihat tabel dibawah ini: Download (.pdf)






masih sempat di update juga gan ??
hehehe nice share ..
harus pintar2 mengeluarkan uang tenryata
.-= raiderhost´s last blog ..aku bercermin pada diriku sendiri !! =-.
#Raiderhost: iya nih cuman sekedar mengisi waktu luang
Apa kabarnya bos?
Saat yang tepat dengan kadar yang tepat dan juga jumlah yang tepat
.-= Jauhari´s last blog ..Android 2.2 (Froyo) =-.
#jauhari: ya,
Makasih atas kunjungan dan komentarnya